Daftar Buku :

BABU ORANG

Judul Buku : Babu Orang
Penulis : Ahmad Bogenzo
Genre : Novel
Nomor Isbn : 978-602-6333-66-7
Penerbit : Penulis Muda Publisher
Desain cover : Luqman Taufiq
Percetakan : Nunu Digital Printing
Jumlah Halaman : 437 hal
Harga : Rp 57.000

Sinopsis


Baru tamat sekolah, tanpa menunggu ijazah smk keluar. dia ( ahmad Gibran) berkerja di suatu perusahaan sebagai karyawan outsorcing. Pertama dia masuk kerja, dia seperti orang dungu, seperti tidak tahu kerja ob (office boy) seperti apa. Yang dia hanya tahu perkerjaan ob (office boy) hanya bersih-bersih. Yang di suruh ibu nenik (atasan ahmad Gibran di perusahaan peyalur) di area parkiran. setelah bersih-bersih di area parkir, ahmad Gibran tidak beranjak di area parkiran. Setiap motor yang parkir, selalu membawa kotoran pasir. Setiap kali ahmad Gibran membersihkannya dengan kain pel yang selalu stand by di tangan-nya.
Akhirnya seorang karyawan yang berkerja sebagai supir, memberitahu-nya kalau perkerjaan ob (office boy)  bukan di situ-situ saja. Mulai dari situ ahmad Gibran tahu kalau perkerjaan ob (office boy) bukan hanya bersih-bersih saja. Di situ ahmad Gibran mulai kesal sama atasan-nya itu. Tapi kekesalan ahmad Gibran itu redah, saat dia melihat cewek cantik. Yang baginya cewek itu bidadari-nya sendiri. Delapan jam kerja, ahmad Gibran telah di lalui. dan ahmad Gibran berkeinginan untuk pulang. Tapi setelah bertanya kepada orang yang paling lama berkerja sebagai ob (office boy) yang bernama putro. Ahmad Gibran tidak di perbolehkan untuk pulang, karena belum waktunya untuk pulang. Waktu pulang, jam 18:00 wib. Padahal ahmad Gibran masuk kerja jam 06:00 wib. Ahmad Gibran kesal sama orang perusahaan peyalur. Yang tidak sesuai apa yang di katakan oleh perusahaan peyalur.
Satu bulan telah berakhir, Ahmad Gibran menantikan gaji pertama-nya. yang kata orang perusahaan peyalur gaji ahmad gibran hanya gaji training. Tapi ob (office boy) yang berkerja di sini, bilang bahwasanya gaji orang yang berkerja sebagai ob (office boy) di sini tidak ada nama-nya gaji training. Tapi setelah di cek teryata gaji-nya, tidak sesuai dengan harapan. Gaji-nya hanya training sebesar enam ratus ribu rupiah. Ahmad Gibran sedih dengan kenyataan ini. kerja-nya luar biasa. masuk jam 06:00 wib pulang jam 18:00 wib, yang bagi-nya uang segitu hanya cukup untuk motor-nya saja. Nasib ahmad Gibran ini tidak jauh berbeda dengan teman serperjuangannya, putro. Putro ini bermasalah dengan lemburan selama enam bulan yang belum di bayar lunas.
Hinga tiba saatnya ahmad Gibran mulai kesal kepada atasannya (ibu nenik) dari perusahaan peyalur, dan atasan nya di perusahaan dia berkerja (bapak darwo) yang tidak menepati janji-nya. Di situlah dia berubah menjadi tidak baik. Semua tingkah lakunya berubah, kedisplinan, pakaian. Dan membuat ahmad Gibran di pindahkan dari perusahaan dia berkerja, tapi ahmad Gibran menolaknya. Ahmad Gibran memilih untuk berhenti berkerja. 
Share this article :

Posting Komentar

 
Penulis Media Publisher : Penerbit | Buku Indie | Murah tidak murahan
Copyright © 2015. penulismudapublisher.com - All Rights Reserved
Kami Menyediakan Penerbitan Murah Paket 200 Ribu
Dibuat Oleh : Penulismudapublisher