Daftar Buku :

#Resensi Novel "Love in Sunset"

Judul Novel : Love in Sunset
Penulis : Luqman Taufiq
Jml Hal : 167

Luqman Taufiq, dalam buku ini menceritakan sebuah sunset begitu indah untuk dilihat. sunset yang begitu mempesona saat sore hari. menceritakan dua insan manusia yang saling jatuh cinta

Fiki dan Fika, dua nama yang hampir sama. Mereka saling kenal sejak Samuel teman Fika mengajak Fiki untuk memperkenalkan diri di sebuah cafe dekat tempat kerjanya. Perkenalan singkat dan pertemuan yang tak disangka di stasiun kereta api membuat Fiki dan Fika semakin dekat. tak bisa dipungkiri  bahwa Fiki dan Fika saling jatuh cinta dan menjalin hubungan cinta satu sama lain.

di saat cinta itu tumbuh, disaat itulah meeka berdua harus menerima keputusan pahit dari nasibnya. Fika sejatinya adalah adik kandung Fiki yang terpisah dua puluh tahun lalu bersama kecelakaan kereta yang telah menewaskan ibunya. Mereka berdua sangat terpukul mengetahui semua itu. keinginan untuk melangsugkan pernikahan di batalkan . Fika tak pantas untuk Fiki. Fika dan Fiki adalah saudara kandung.

Fika yang sedari dulu telah mengidap penyakit kanker akhirnya kambuh setelah beberapa hari ia depresi. ia masuk rumah sakit. keadaanya mulai memburuk. dokter sudah memfonis kehisupanya sudah tak lama lagi.

Di akhir usianya. di ujung detik-detik usia Fika, ia menyuruh Fiki untuk mengantarnya jalan-jalan. Fika ingin sekali melihat Fiki memainkan pianonya di cafe yang pernah ia lakukan saat mereka pacaran. Fiki menyanggupinya. ia memainkan piano itu dengan begitu indah. tak terasa air matanya menetes mengigat permainan piano tersebut adalah permainan terakhir untuk Fika. Fiki memeluk Fika, ia tak kuasa menahan kesedihanya. orag yang paling ia cintai hidupnya sudah tak lama lagi.

Fika mengajak Fiki untuk pergi ke taman favorit. ia ingin sekali melihat sunset berdua bersama Fiki. Fika membuat tulisan love di pohon. "Fika love Fiki" setelah selesai menulis di pohon Fika meminta Fiki untuk menggendongnya mengitari kolam. ia banyak bercerita tentang kenangan-kenangan indah dulu. dan dalam gendongan Fiki akhirnya Fika menghembuskan nafasnya untuk yang terakhir kalinya.
Share this article :

Posting Komentar

 
Penulis Media Publisher : Penerbit | Buku Indie | Murah tidak murahan
Copyright © 2015. penulismudapublisher.com - All Rights Reserved
Kami Menyediakan Penerbitan Murah Paket 200 Ribu
Dibuat Oleh : Penulismudapublisher